
Gimana rasanya jadi perempuan yang ngga cuma mandiri, tapi juga membangun salah satu media digital terbesar di Indonesia? Di episode ini, Marianne Rumantir, pendiri sekaligus CEO TS Media, cerita tentang: ✨ Turning point dari hidup di luar negeri hingga memutuskan pulang dan membangun bisnis. ✨ Tantangan membangun TS Media dari nol hingga jadi perusahaan besar. ✨ Partnership 25 tahun bersama sahabatnya, Luna Maya, yang jadi pondasi kesuksesan. ✨ Kenapa ambisius seharusnya jadi pujian, bukan hinaan bagi perempuan. ✨ Bagaimana perempuan bisa tetap berdaya, independen, dan punya peran penting tanpa kehilangan jati diri sebagai ibu & istri. Ini bukan sekadar obrolan bisnis—tapi juga soal independence, woman empowerment, dan keberanian seorang perempuan untuk berdiri di atas kakinya sendiri. Kalau lo percaya perempuan bisa jadi apapun yang dia mau, video ini wajib lo tonton sampai habis. Timecode: 00:00 Opening 02:35 Awal karir Marianne Rumantir 03:45 Awal mula TS Media 08:45 Rebranding TS Media dari Travel ke Entertainment 17:10 Marianne soal kerja bareng Gen-Z 21:30 Tantangan bisnis bareng sahabat sendiri, Luna Maya 26:30 Kenapa cewek harus berani ambisius? 32:33 Cara bagi waktu dengan keluarga 36:46 Cara ngadepin laki-laki yang ngeremehin 39:55 Kenapa perempuan harus financially independent? #MarianneRumantir #WomenEmpowerment #WomanCEO #Independence #Room4Improvement